img

HIMBAUAN DARI WAKIL GUBERNUR DKI AGAR WARGA POTONG HEWAN QURBAN DI RPH

Seperti yang kita ketahui, kurban yang akan di selenggarakan bulan depan. Membuat banyak orang merasa bingung bagaimana akan menyelenggarakan qurban tersebut. Tidak hanya kurban saja, aktivitas sehari-hari pun terkadang membuat orang-orang bingung. Membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai penyelenggaraan qurban itu sendiri. Karena Mereka masih sangat khawatir akan dampak pandemi covid-19 saat ini. Menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu bagian utama yang di lakukan. Lalu bagaimana dengan penyelenggaraan qurban di wilayah DKI jakarta?

Ahmad Riza Patria atau wakil Gubernur DKI Jakarta memberikan himbauan kepada warga jakarta untuk memotong hewan kurban di RPH. Lebih tepatnya adalah di Rumah pemotongan hewan Dharma Jaya Cakung Jakarta timur. Alasan mengapa RPH menjadi tujuan dalam pemotongan hewan kurban tidak jauh dengan kondisi saat ini. Ya, tentu saja dengan Pandemi Cobvid-19 yang masih terus berlangsung. Di harap dengan pemotongan hewan kurban Di RPH akan lebih higienis, sehat dan juga bersih.

Kamis (16/7) di penggilingan RPH, cakung, Riza menyatakan “kami harapkan pemotongan hewan kurban yang biasanya di halaman rumah, tanah kosong, halaman masjid, Bisa di laksanakan di tempat ini (RPH).  Dalam rangka untuk memastikan seluruh rangkaian proses pemotongan hewan kurban di laksanakan melalui proses higienis, yang sehat, bersih”

Di masa pandemi seperti ini, menjaga kebersihan dan kesehatan menjadi alah satu bagian utama yang di lakukan. Hal ini yang menjadikan kita harus selalu tertib termasuk dalam menjalankan ibadah qurban. Menerapkan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, selalu mencuci tangan dan social distancing pun di lakukan. Agar masyarakat tetap mendapatkan daging kurban yang aman dan sehat.

Tidak hanya itu saja, Riza pun menambahkan, idul adha tahun ini sepatutnya menjadi kesempatan bagi masyarakat jakarta untuk saling bergotong royong kepada se sama. Karena tidak di pungkiri, dampak pandemi di antaranya adalah sosial dan sosial ekonomi. Bahkan saat ini sudah semakin banyak warga yang kekurangan akibat dari pemutusan hubungan kerja. Bahkan beberapa perusahaan pun mengklaim tidak mampu membayar gaji pekerjaanya. Hal ini yang membuat banyak orang menjadi pengangguran juga tidak memiliki pemasukan sebagai biaya hidup.

“karena ada covid-19 ini banyak sekali sudara kita yang meningkat berdasarkan data peningkatan kemiskinan” kata Riza wakil gubernur DKI.

Mengikuti Protokol Kesehatan

“Lebih dari 1.000 ekor hewan kurban akan di potong di RPH PF darma jaya. Hasil dari pemotongan hewan tersebut akan di distribusikan kepada 100 ribu masyarakat jakarta yang membutuhkan” tutur Hafir Timor mas’ud Presiden direktur global qurban - Aksi cepat tanggap (ACT).

Hafit pun memberikan penjelasan “Insya Allah dengan data 300.000 di jakarta care line yang kami miliki kolaborasi bersama pemprov DKI, pasca di potong di Dharma jaya, Akan di antar ke rumah masing-masing dengan ojek online agar kurban tetap optimal ke tangan masyarakat dengan kondisi tetap di rumah dan dapat hewan kurban terbaik”

Selain itu menurut hafit, dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban tahun ini di lakukan dengan program KSBB pemprov DKI jakarta dan global qurban – ACT. Dimana qurban di pastikan akan mengikuti protokol kesehatan covid-19 baik dari penyembelihan, pengemasan, hingga sampai di tangan masyarakat.  Hafit pun menyatakan “dan ini menjadi prosedur standar yang akan di terapkan global qurban-ACT di 43 cabang di seluruh Indonesia”